Setelah Anda selesai merancang sistem, tahap berikutnya adalah implementasi dan pengambilan hasil.
Di tahap ini, Anda tidak lagi sekadar merancang, tetapi benar-benar:
- Membuat sistem
- Menjalankan sistem
- Mengambil data
- Menampilkan hasil
Masalahnya, banyak mahasiswa hanya menampilkan hasil tanpa menjelaskan prosesnya. Akibatnya, dosen sering bertanya:
👉 “Ini datanya dari mana?”
👉 “Bagaimana cara dapat hasil ini?”
Jadi ingat:
Bagian ini bukan hanya menunjukkan hasil, tapi membuktikan bahwa sistem Anda benar-benar bekerja
Apa yang Harus Dilakukan?
Pada tahap ini, ada 4 hal utama yang wajib dilakukan:
- Merakit sistem
- Membuat program
- Mengambil data
- Menampilkan hasil
1. Mulai dari Implementasi Sistem
Setelah desain selesai, Anda harus mulai membuat sistem secara nyata.
Ini termasuk:
- Menghubungkan komponen
- Menyusun perangkat
- Memastikan sistem bisa berjalan
👉 Jangan hanya cerita, wajib ada bukti.
Cara menuliskannya
Anda cukup menjelaskan dengan bahasa sederhana:
Sistem yang telah dirancang kemudian direalisasikan dalam bentuk implementasi nyata. Proses ini meliputi perakitan komponen serta pengujian awal untuk memastikan sistem dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Wajib disertakan:
- Foto alat
2. Membuat dan Menjalankan Program
Setelah alat siap, Anda harus membuat program yang mengatur sistem.
Program ini biasanya berisi:
- Pembacaan data
- Pengolahan data
- Pengiriman data
Cara menuliskannya
Program dibuat untuk mengatur jalannya sistem mulai dari proses pembacaan data hingga pengiriman hasil ke sistem monitoring. Program dirancang agar sistem dapat berjalan secara otomatis.
Wajib disertakan:
- Source code
3. Mengambil Data dari Sistem
Ini bagian penting yang sering diremehkan.
Anda harus:
- Menjalankan sistem
- Mengambil data
- Mencatat hasil
Minimal:
Ambil 10–20 data
Cara menuliskannya
Pengambilan data dilakukan dengan menjalankan sistem dalam kondisi tertentu. Data yang diperoleh dicatat dan digunakan untuk mengetahui kinerja sistem.
Contoh penyajian data
| No | Waktu | Nilai |
|---|---|---|
| 1 | 10:00 | 25 |
| 2 | 10:05 | 27 |
| 3 | 10:10 | 26 |
4. Menampilkan Data ke Sistem Monitoring
Setelah data didapat, Anda harus menampilkannya.
Tujuannya:
- Agar mudah dipahami
- Agar terlihat real-time
Cara menuliskannya
Data yang diperoleh dari sistem kemudian ditampilkan dalam bentuk visual melalui platform monitoring sehingga memudahkan pengguna dalam memahami kondisi yang terjadi.
Contoh platform:
- ThingSpeak
- Website dashboard
Wajib disertakan:
- Screenshot dashboard
Cara Menyusun Hasil yang Rapi
Agar terlihat profesional, urutkan seperti ini:
- Penjelasan implementasi
- Tabel data
- Tampilan dashboard
- Penjelasan singkat hasil
⚠️ Kesalahan yang Harus Dihindari
❌ Tidak ada data
❌ Tidak ada bukti (foto/screenshot)
❌ Hanya cerita tanpa hasil
❌ Data tidak ditabelkan
💡 Tips Supaya Nilai Tinggi
✅ Wajib ada:
- Foto alat
- Tabel data
- Screenshot hasil
- Source code
✅ Jangan hanya tampilkan data, tapi jelaskan:
👉 Apa yang terjadi
👉 Apakah sistem berjalan dengan baik
Self Check
Sebelum submit, pastikan:
- Sistem benar-benar berjalan
- Data sudah diambil
- Data sudah ditabelkan
- Ada bukti visual
Penutup
Bagian hasil dan implementasi adalah bukti nyata dari kerja Anda.
Kalau bagian ini kuat:
- Project terlihat serius
- Dosen lebih percaya
- Nilai akan lebih tinggi